Polewali Mandar - Musim kemarau panjang tak menyurutkan aktivitas petani di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Sejumlah wilayah masih memasuki masa panen padi, salah satunya di Desa Arjosari, Kecamatan Wonomulyo.
Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo turut turun ke sawah mendampingi petani melakukan panen padi. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memastikan aktivitas pertanian tetap berjalan di tengah kondisi kemarau.
Danramil 1402-02/Wonomulyo Kapten Inf Subarkah mengatakan, hingga September 2026, sebagian wilayah di Kecamatan Wonomulyo dan sekitarnya masih memasuki musim panen.
"Kalau sampai September ini, sebagian wilayah masih melakukan panen padi. Ini tentu menjadi hal positif untuk mendukung ketersediaan pangan di Polewali Mandar, " kata Subarkah, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, panen yang berlangsung di sejumlah wilayah menjadi kabar baik di tengah kondisi kemarau yang cukup panjang. Para petani tetap berupaya memanfaatkan lahan yang masih memiliki ketersediaan air untuk mempertahankan produksi.
"Babinsa terus mendampingi petani, mulai dari proses budidaya sampai panen. Kita ingin produksi pertanian tetap berjalan sehingga kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga, " ujarnya.
Subarkah juga menyebutkan, ketersediaan stok pangan di Polewali Mandar masih dalam kondisi aman. Meskipun kemarau berkepanjangan berdampak terhadap sektor pertanian, stok beras pemerintah melalui Bulog masih mencukupi.
"Untuk stok pangan di Polewali Mandar, meskipun kita menghadapi kemarau panjang, stok Bulog masih aman, " ungkapnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut perlu terus dijaga melalui sinergi antara petani, Babinsa, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Pendampingan di lapangan juga dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi pertanian dan kendala yang dihadapi petani.
"Kita akan terus mendukung para petani dan membantu sesuai kemampuan, terutama dalam menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan, " pungkasnya. (Zik)
