Kemarau Panjang, Babinsa Bantu BPBD Polman Salurkan Air Bersih ke Warga Binuang

    Kemarau Panjang, Babinsa Bantu BPBD Polman Salurkan Air Bersih ke Warga Binuang

    Polewali Mandar - Kemarau panjang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Salah satu dampaknya adalah terbatasnya akses masyarakat terhadap air bersih.

    Melihat kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polman bersama Babinsa Koramil 1402-01/Polewali turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kecamatan Binuang.

    Bantuan air bersih tersebut disambut antusias masyarakat. Warga tampak membawa berbagai wadah, mulai dari jeriken hingga galon, untuk menampung air yang didistribusikan.

    Danramil 1402-01/Polewali Kapten Inf Ahmad Yani mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam membantu pendistribusian air bersih merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat yang terdampak kemarau.

    "Apa yang dilakukan Babinsa sangat tepat. Mereka membantu BPBD dalam menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan, " kata Ahmad Yani.

    Menurutnya, kemarau berkepanjangan yang terjadi di wilayah Polewali Mandar tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air bersih, tetapi juga mulai memengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat.

    "Musim kemarau berkepanjangan ini memang berdampak pada berbagai aspek, terutama lingkungan dan kondisi ekonomi masyarakat, " ujarnya.

    Dampak tersebut, kata dia, mulai terlihat dari sektor pertanian. Sejumlah masyarakat menghadapi risiko gagal panen akibat keterbatasan air untuk memenuhi kebutuhan tanaman.

    Di sisi lain, keterbatasan air bersih juga membuat masyarakat harus mencari sumber air dari lokasi yang lebih jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Tak hanya persoalan air dan pertanian, kondisi lahan yang semakin kering juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    "Selain keterbatasan air bersih dan ancaman gagal panen, kondisi kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran lahan dan hutan. Karena itu, kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, " jelasnya.

    Ahmad Yani menegaskan, Babinsa di wilayah jajaran Koramil 1402-01/Polewali akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

    Menurutnya, distribusi air bersih bukan hanya soal memenuhi kebutuhan air, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dan aparat di tengah masyarakat ketika menghadapi kondisi sulit akibat kemarau.

    "Yang paling penting adalah masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi dampak kemarau ini. Kita akan terus membantu sesuai kemampuan dan berkoordinasi dengan instansi terkait, " pungkasnya. (Zik)

    polman
    M Ali Akbar

    M Ali Akbar

    Artikel Sebelumnya

    Babinsa Kasoloang Hadir di Posyandu Asoka,...

    Artikel Berikutnya

    "Kodim 1418/Mamuju dan Tim Gabungan Berjibaku...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jawab Kebutuhan Air Warga, Babinsa Kodim 1427/Pasangkayu Bangun Sumur Bor di Kalibamba
    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Babinsa Kodim Mamasa Dampingi Pendistribusian MBG ke Sekolah
    Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar
    Satgas Karhutla Kodim Polman Padamkan Kebakaran 2 Hektare Kebun Kakao dan Jati

    Ikuti Kami