MAJENE — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dilakukan Kodim 1401/Majene di Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, terus menunjukkan perkembangan. Setelah sebelumnya memasuki tahap pengelasan dan penyelesaian tiang pilon, pekerjaan kini berlanjut pada proses penarikan serta pemasangan tali sling jembatan, Selasa (1/9/2026).
Tahapan penarikan tali sling menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan jembatan tersebut. Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dan terukur dengan memperhatikan ketepatan posisi sling, kekuatan tarikan, serta kestabilan struktur tiang pilon yang menjadi bagian dari sistem penopang jembatan.
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh komponen konstruksi dapat terpasang sesuai dengan perencanaan teknis. Setelah pemasangan dan penarikan sling selesai, pembangunan akan dilanjutkan dengan tahapan konstruksi berikutnya hingga jembatan dapat difungsikan.
Sertu Muh. Yusuf Babinsa Desa Adolang Dhua mengatakan, perkembangan pembangunan Jembatan Perintis Garuda terus dipantau dan dikoordinasikan bersama pihak terkait.
“Kami terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan dan membantu menjaga kelancaran proses pembangunan. Harapannya, seluruh tahapan dapat berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai, ” ujarnya.
Jembatan Perintis Garuda dibangun sebagai salah satu infrastruktur penting untuk mendukung konektivitas masyarakat di Desa Adolang Dhua dan wilayah sekitarnya. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas, distribusi barang, serta mendukung kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur konektivitas di Kabupaten Majene. Seiring dengan perkembangan pekerjaan, masyarakat berharap jembatan tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat secara langsung bagi aktivitas warga.

Updates.