Lahan Bekas Sawah di Lariang Terbakar 2 Hektare, Kodim 1427/Pasangkayu Kerahkan Mobil Damkar

    Lahan Bekas Sawah di Lariang Terbakar 2 Hektare, Kodim 1427/Pasangkayu Kerahkan Mobil Damkar

    Pasangkayu, - Api membakar sekitar dua hektare lahan kosong bekas sawah yang dipenuhi ilalang kering di Dusun Kalindu, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Selasa (1/9/2026).

    Kebakaran yang terjadi di tengah cuaca panas dan tiupan angin kencang itu cepat meluas hingga mengancam lahan di sekitarnya.

    Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 13.00 WITA. Api diduga berasal dari puntung rokok yang belum sepenuhnya padam dan kemudian membakar ilalang serta rerumputan kering di lahan milik H. Alipa, 66 tahun.

    Dalam waktu kurang dari satu jam, kobaran api membesar dan merambat melalui semak belukar serta rerumputan kering. Kondisi lahan yang dipenuhi material mudah terbakar, ditambah cuaca panas dan angin kencang, membuat api sulit dikendalikan secara manual.

    Saksi, Darmawati (47), melihat kobaran api yang semakin membesar sekitar pukul 13.50 WITA. Setelah mengetahui api tidak mampu dipadamkan sendiri, ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa.

    Respons kemudian dilakukan secara gabungan. Kodim 1427/Pasangkayu mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu memutus perambatan api.

    Selain personel Kodim, pemadaman melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Yonif TP 874/Vovasanggayu, dua unit Damkar Pasangkayu, satu unit Damkar PT Mamuang, dan satu unit Damkar PT Unggul.

    Babinsa, kepolisian, perangkat desa, serta warga sekitar turut berada di lokasi untuk mempercepat proses pemadaman.

    Babinsa Koramil 1427-01/Pasangkayu, Sertu Akhmad Zadri, mengatakan kondisi lahan yang kering membuat api cepat menjalar sehingga penanganan harus dilakukan secara bersama-sama.

    “Api cepat membesar karena kondisi lahan dipenuhi ilalang dan rerumputan kering, ditambah cuaca panas serta angin. Setelah menerima laporan, kami segera berkoordinasi dan melakukan pemadaman bersama tim gabungan agar api tidak semakin meluas, ” kata Sertu Akhmad.

    Tim gabungan mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 15.00 WITA. Upaya dilakukan dengan menyisir titik-titik api yang merambat melalui semak dan rerumputan kering sekaligus mencegah kobaran menjalar ke area lain.

    Setelah lebih dari tiga jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.30 WITA.

    Meski api telah padam, personel gabungan tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak muncul titik api baru. Langkah tersebut dilakukan mengingat kondisi lahan masih kering dan berpotensi kembali terbakar apabila terdapat bara yang tersisa.

    Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiel. Namun, sekitar Dua hektare lahan kosong bekas sawah terbakar.

    Peristiwa ini kembali menunjukkan tingginya risiko kebakaran lahan pada musim kemarau. Lahan yang dipenuhi ilalang kering dapat menjadi jalur cepat bagi api untuk menyebar, terutama ketika disertai angin kencang.

    Kodim 1427/Pasangkayu melalui jajaran Babinsa terus mendorong kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran lahan, terutama dengan tidak membuang puntung rokok atau melakukan aktivitas yang dapat memicu api di kawasan yang vegetasinya mengering.

    pasangkayu
    M Ali Akbar

    M Ali Akbar

    Artikel Sebelumnya

    Kasrem 142/Tatag Resmi Tutup Piala Pangdam...

    Artikel Berikutnya

    Tak Tunggu Api Membesar, Kodim Polman Gencarkan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kemarau Panjang, Petani Wonomulyo Polman Masih Panen 6-7 Ton Padi per Hektare
    Tak Kenal Waktu, Satgas Karhutla Kodim 1401/Majene Kembali Berjibaku Padamkan Si Jago Merah di Kelurahan Tande
    Sekjen APKLI Pastikan Ribuan Pimpinan Daerah Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta
    Jawab Kebutuhan Air Warga, Babinsa Kodim 1427/Pasangkayu Bangun Sumur Bor di Kalibamba
    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah

    Ikuti Kami