Polewali Mandar - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tipe gantung di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, terus dikebut. Setelah pengecoran blok angkur dinyatakan cukup kering, personel TNI kini melanjutkan pekerjaan persiapan pemasangan tali sling jembatan.
Pantauan di lokasi, Sabtu (5/9/2026), sejumlah personel TNI bersama masyarakat terlihat melakukan pengecatan pada bagian abutment dan besi gelagar. Tahapan tersebut dilakukan sebelum masuk ke proses pemasangan sling sebagai bagian penting dari konstruksi jembatan gantung.
Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan, proses pengeringan beton pada blok angkur telah selesai sehingga pekerjaan dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya.
"Proses pengeringan cor blok angkur sudah selesai. Selanjutnya kita lanjutkan dengan pengecatan abutment dan besi gelagar, kemudian segera masuk pada tahap pemasangan tali sling jembatan, " kata letkol Ikhwan.
Menurutnya, pemasangan sling menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan gantung karena nantinya menjadi bagian utama yang menopang konstruksi jembatan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kunyi dikerjakan dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat melalui karya bakti. Keterlibatan warga diharapkan tidak hanya mempercepat pengerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya digunakan bersama.
Letkol Ikhwan mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya membuka dan memperkuat akses masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur penghubung.
"Kita berharap pembangunan ini dapat segera selesai dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama untuk memudahkan mobilitas warga serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat, " ujarnya.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk nantinya menggunakan jembatan sesuai kapasitas dan peruntukannya setelah selesai dibangun.
"Yang paling penting setelah jembatan selesai, mari kita sama-sama menjaga dan menggunakan sesuai aturan. Ini fasilitas untuk masyarakat, jadi harus kita rawat bersama, " pungkasnya. (Zik)
