Hadapi Musim Kemarau Panjang, Korem 142/Tatag Bersama Masyarakat Gelar Shalat Istisqa

    Hadapi Musim Kemarau Panjang, Korem 142/Tatag Bersama Masyarakat Gelar Shalat Istisqa

    Mamuju, — Menghadapi musim kemarau panjang yang melanda wilayah Indonesia khususnya Sulawesi Barat, Korem 142/Tatag bersama masyarakat melaksanakan Shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Shalat Istisqo tersebut dilaksanakan di Lapangan Tenis Makorem 142/Tatag, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (19/9/2026).

    Kegiatan diikuti oleh personel Korem 142/Tatag dan Balakrem, personel Kodim 1418/Mamuju, Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 142/Tatag, serta masyarakat di sekitar Makorem. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 142/Tatag.

    Bertindak sebagai imam sekaligus menyampaikan khutbah Shalat Istisqa, Dr. H. Amran HB., S.Ag., M.Pd., yang dalam khutbahnya mengajak seluruh umat untuk memperbanyak taubat dan istighfar, memperbanyak sedekah, berbagi makanan, serta menunaikan zakat sebagai bentuk penghambaan dan permohonan kepada Allah SWT.

    Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M., mengatakan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di tengah kondisi kemarau panjang yang terjadi di wilayah Sulawesi Barat.

    “Pada hari ini kita melaksanakan Shalat Istisqa yang bertujuan supaya diturunkan hujan oleh Allah SWT. Kita berikhtiar dan memohon melalui doa agar segera diturunkan hujan, karena sudah sekian bulan tidak turun hujan, ” ujar Danrem.

    Menurutnya, kondisi kemarau panjang tersebut telah memberikan dampak terhadap berbagai wilayah di Sulawesi Barat. Selain kekeringan, kondisi cuaca yang panas dan kering juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

    “Kita hampir setiap hari turun ke lapangan untuk memadamkan api. Bahkan setiap hari ada beberapa titik yang terbakar, baik di Majene, Polewali Mandar, Mamasa, Mamuju maupun Pasangkayu, ” ungkapnya.

    Danrem menambahkan, penyebab kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah tersebut masih perlu menjadi perhatian bersama. Masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, terutama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

    “Kita tidak tahu penyebabnya apakah karena masyarakat yang kurang sadar ataukah terjadi secara alami. Namun, kemungkinan akibat faktor alami relatif kecil. Karena itu, mudah-mudahan masyarakat semakin sadar untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran, ” katanya.

    Melalui pelaksanaan Shalat Istisqa tersebut, Danrem berharap doa dan ikhtiar seluruh masyarakat dapat diijabah oleh Allah SWT, sehingga hujan segera turun dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat serta lingkungan.

    “Mudah-mudahan dengan Shalat Istisqa ini Allah SWT mengijabah doa kita, sehingga segera turun hujan. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan, keselamatan dan kemudahan bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Barat, ” harapnya.

    Sementara itu, dalam khutbahnya, Dr. H. Amran HB., S.Ag., M.Pd., mengingatkan bahwa Shalat Istisqa bukan hanya sekadar permohonan turunnya hujan, tetapi juga momentum untuk melakukan introspeksi diri dengan memperbanyak taubat, istighfar, sedekah, berbagi kepada sesama dan mengeluarkan zakat.

    “Allah Maha Rahman dan Maha Rahim. Allah akan memberikan nikmat kepada hamba-Nya yang dikehendaki. Oleh karena itu, mari kita memperbanyak taubat, istighfar, bersedekah dan berbagi kepada sesama. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan, ” tuturnya.

    Pelaksanaan Shalat Istisqa berlangsung dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi momentum bagi Korem 142/Tatag bersama masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa dan melakukan ikhtiar menghadapi musim kemarau panjang, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat di wilayah Sulawesi Barat.

    mamuju
    M Ali Akbar

    M Ali Akbar

    Artikel Sebelumnya

    Tanpa Ragu, Aksi Heroik Babinsa Kodim 1401/Majene...

    Artikel Berikutnya

    512 Pasang Adu Strategi di Lomba Domino...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kodim 1401/Majene Gelar Sholat Istisqa, Bersama-sama Memohon Hujan di Tengah Kemarau
    Air Bersih untuk Warga, Babinsa Kodim 1427/Pasangkayu Tunjukkan Kepedulian di Pangiang
    512 Pasang Adu Strategi di Lomba Domino HUT TNI ke-81 di Polman
    Hadapi Musim Kemarau Panjang, Korem 142/Tatag Bersama Masyarakat Gelar Shalat Istisqa
    Pangdam III/Siliwangi: Bantuan Presiden RI dan PERURI Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah kepada Masyarakat dan Veteran

    Ikuti Kami